Gado-gado Bu Bagyo merupakan salah satu kuliner legendaris yang berada di kota Yogyakarta. Ini bisa dilihat dari banyaknya pengunjung yang silih berganti keluar masuk untuk menikmati hindangan ini. Gado-gado Bu Bagyo memiliki keistimewaan pada penyajian terhadap konsumen yaitu penataan gado-gado beserta isinya yang kemudian ditaburi dengan bumbu sambel kacang yang merata layaknya es krim. Selain itu keunikan yang lain dari warung gado-gado ini yaitu terletak ketika pramusaji melakukan panggilan terhadap konsumen yang sudah memesan untuk siap di hidangkan. Mbak Fitri, panggil pramusaji tersebut sembari berjalan menuju meja tempat pengunjung yang namanya dia panggil. Itulah salah satu ciri khas dari Warung Gado-gado Bu Bagyo. Pramusaji memanggil dengan ramah dan penuh sopan santun. Hal ini mengambarkan keadaan yang cukup akrab antara pihak warung dengan pengunjung.

Gado-gado ini benar-benar fresh, langsung dibuat di tempat sesudah kita pesan. Semua pelanggan ketika datang di warung ini harus pesan terlebih dahulu di luar, di pintu masuk, dengan menyebutkan makanan dan minuman yang dipesannya, ditulis di sepotong surat lengkap dengan nama pemesan, dan membayar. Sesudah itu barulah orderan disiapkan. Setiap porsi lotek, satu demi satu dibuat langsung oleh satu orang petugas penguleg. Saya iseng-iseng tadi pagi mengukur waktu yang diperlukan untuk membuat satu porsi lotek, mulai dari memasukkan cabe, sampai siap dihidangkan di piring, diperlukan waktu tepat 1 menit 30 detik. Bagi yang ingin mencoba, silakan datang di daerah Sagan, Yogyakarta. Jika anda berjalan dari arah RS Panti Rapih atau bundaran UGM ke arah Selatan, kira-kira 300 meter dari RS Panti Rapih belok ke kiri.