HALAMAN DEPAN | BERITA | AGENDA | TENTANG KAMI | FORUM | PETA | GALERI  
 
 
 
Obyek Wisata
Hotel
Desa Wisata
Tempat Hiburan
Tempat Belanja
Wisata Kuliner
Fasilitas Umum
Transportasi
Biro Perjalanan
Pendidikan
Mice
Peta Wisata
Statistik
Layanan Transaksi

Lupa Password ?


CANDI SAMBISARI

Suatu hari di bulan Juli 1966, Karyowinangun, seorang petani ..Selengkapnya



Dari TV3 hingga Jurnalistik Canada

Dua kali dalam waktu yang berbeda Dinas Pariwisata Provinsi ..Selengkapnya



Wedang uwuh di makam Para Raja

Uwuh adalah sampah. Dan mereka bertebaran leluasa di pelataran bawah ..Selengkapnya



Aroma Spiritual Suralaya

Pada suatu ketika, dimasa awal Mataram, Raden Mas Rangsang ..Selengkapnya




Pemprop DIY
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
Dinas Pariwisata Kab.Sleman
Dinas Pariwisata Kab.Bantul
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Dinas Pariwisata Kab.Gunungkidul
Pemkab Kulonprogo
Tourism-Mpu.Com


info hotel nya dilengkapi dgn gambar dong, by kiki kin

ayo kita wujudkan Jogja kota yang nyaman dengan menjaga penghijauan kota, jangan malah ditebangi ketika sdh gedhe...spt pohon2 di depan TVRI...aneh???pemerintah harap keluarkan perda ttg pemeliharaan 7 penanaman pohon perindang bagi rumah2 dipinggir jalan...., by bambang

Media ini sangat membantu dan cukup representative untuk pengembangan kota Yogyakarta, semoga kami dapat ikut bersinergi terhadap kota tercinta ini....keep green..., by wahyu

website dinas pariwisata kok bandwidenya kecil, begitupula infonya tidak up to date, persis seperti blog amatiran !!, by Handoko

Saya tertarik Desa Wisatanya, bagaimana kalau semua dilengkapi photo, biar ada dikit gambaran. Makasih., by enhasolo

For admin : itu ada bug untuk hasi pencarian dg key "Jl. Kaliurang" sewaktu tombol next page ditekan, malah ada keterangan "anda belum memasukkan kode pencarian". tenkz. , by aap

Bagus dan tolong untuk Bahasa Inggrisnya juga mudah dilihat/dibaca. Maju Terus Pariwisata DIY, by Yohanes T W

saya merasa ngak nyaman ketika berada di yogya, karena pelayanan becak yang tidak memuaskan., by febriko

Jogja ... saat liburan masih macet ... pripun ?, by Toko Kerajinan Jogja

webnya sip bgt,tlg ditambah info jalur trans jogja,thx, by ORG BARU DI YK

fto-ftonya kurang bnyak,.., by tias arini

masih jogja dan senantiasa jogja, by mastoerhadi

Wah ini kolom untuk tulis komentar kok cuma sak umplik gini ya?, by online2




CANDI SAMBISARI

lokasi : Kecamatan Kalasan, Sleman

Deskripsi :

Suatu hari di bulan Juli 1966, Karyowinangun, seorang petani berangkat kesawah miliknya didusun Sambisari, desa Purwomartini,Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY Yogyakarta, 10 Km timur kota Yogyakarta. Ketika itu ia mulai mencangkul sawahnya, tiba-tiba ujung cangkulnya menghantam bongkahan batu hitam terpendam di tanah. Dan tak disadariayunan cangkulnya itu menjadi awal sebuah penenmuan besar. Sangat besar.

Batu hitam itu ternyata puncak dari sebuah candi, yang kemudian tercatat sebagai candi Sambisari. Karyowinangun melaporkannya kekantor cabang Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional sekarang Suaka Peninggalan Sejarah Purbakala di Prambanan. Upaya ekskavasipun dimulai tahun itu juga. Pada tahun 1975 bentuk kompleks candi mulai terbuka, tapi pemugaran dan rekonstruksi baru dilakuka pada 1987.

Kompleks candi itu memang terpendam di kedalaman 7,5 meter dari permukaan tanah. Letak candi memang di dataran yang lebih rendah dibanding kompleks situs Prambanan dan Boko. Menurut para peneliti geologi, yang menimbun candi ini adalah material vulkanik dari letusan besar Merapi di tahun 1006 M. Sebuah prahara yang membuat dinasti Mpu Sendok ketika itu mesti mengungsi ke sisi timur jawa.

Candi Sambisari diperkirakan dibuat pada kurun waktu 812 - 828 M. Pada masa kejayaan kerajaan Medang yang dipimpin Rakyan I Garung, atau dikenal sebagai Rakai Garung pada masa klasik Mataram kuno. Ada teori yang menyebutkan bahwa Rakai Garung ini sangat dimungkinkan adalah Samaratungga. Cangkul Karyowinangun mungkin tak akan pernah diingat orang, tapi penemuannya membuka sejarah nusantara dan wisata sejarah.