Kementrian Pariwisata Republik Indonesia mengadakan Seminar Optimalisasi Kerjasama Bilateral Indonesia-Swiss dalam Pengembangan Homestay yang bertempat di Hotel Platinum Yogyakarta. Acara ini mengundang berbagai kalangan dari akademisi di bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-DIY, PHRI, HPI, Fokom Desa Wisata, Forkom Pokdarwis, Pengelola Homestay di Wilayah DIY

Dalam seminar ini dipaparkan Kerjasama bilateral Pemerintah Republik Indonesia dan Swiss, dimana sudah terdapat kerjasama yang dimotori oleh Swisscontact, sebuah NGO Swiss yang merupakan perwakilan dari sektor swasta dan akademisi Swiss. Pengembangan pariwisata melalui Program WISATA oleh Swisscontact dimulai tahun 2009. Program ini berlokasi di Flores, NTT yang pada tahun 2014 diperluas ke 3 destinasi lain (Tanjung Prting, Toraja dan Wakatobi). Program ini juga mendukung 3 perguruan tinggi di bawah Kementrian Pariwisata yang ada di Bandung, Makasar dan Medan

Program WISATA yang dikembangkan dalam Pengelolaan Homesatay dinamakan CoCo (Community Coaching) yang merupakan program pariwisata berbasis masyarakat yang bertujuan menciptakan masyarakat yang mandiri, kreatif, dan inovatif melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan. Lingkup CoCo antara lain:

  1. Penguatan Organisasi Masyarakat Desa Wisata
  2. Pengelola Keuangan
  3. Pelatihan Homestay
  4. Produk Lokal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here