Pertunjukan atraksi udara Jogja Air Show 2019 akan kembali digelar pada tanggal 16, 17, 18, 24 dan 25 Agustus 2019. Penyelenggaraan event tahun berbeda dengan sebelumnya karena tidak hanya diselenggarakan di kawasan Pantai Depok, tetapi juga digelar di Bukit Sriten, Wonosari, Gunung Kidul. Pada tanggal 16-18 Agustus diadakan lomba olahraga dirgantara gantole dan Paralayang di Bukit Sriten, sedangkan pada tanggal 24-25 Agustus merupakan puncak acara JAS 2019 yang diselenggaralan di Pantai Depok, Parangkusumo dan Parangtritis. Selain lokasi yang berbeda, perbedaan JAS 2019 ini adalah adanya atraksi penarikan banner sepanjang 1250 m oleh dua pesawat trike dan demo menggunakan pesawat tempur F-16.

Ratusan atlet aerosport lokal maupun manca negara serta penerbang dari Lanud Adisucipto akan dilibatkan dalam event ini. JAS 2019 akan menampilkan lomba dirgantara seperti microlight, aeromodeling, paramotor, terbang layang, gantole, terjun payung, layang-layang serta penampilan Jupiter Aerobatik Team, Solo Aerobatik Pits dan Manuver Grob 120 TPA. Selain itu gelaran ini sengaja menggandeng komunitas pilot drone dan lampion sehingga para pilot drone dan warga yang biasa menyalakan lampion mendapat pengetahuan dan pengertian terkait aturan dan tata cara pengoperasian drone agar tidak membahayakan penerbangan.

Melalui JAS 2019 ini diharapkan kunjungan wisata di wilayah pantai Bantul dan kawasan Bukit Sitren Gunungkidul bisa meningkat dan juga meningkatkan perekonomian warga setempat. Diharapkan juga kecintaan masyarakat terhadap dunia kedirgantaraan menjadi semakin meningkat agar olahraga aerosport semakin berkembang dan mencetak banyak prestasi. (san/dna)

Bukit Sriten (16-18 Agustus)

Pantai Depok (24-25 Agustus)

Jogja Air Show (JAS) 2019